Lead tersebar di banyak tempat
Sebagian lead masuk lewat email, sebagian lewat WhatsApp pribadi sales, sebagian lagi di spreadsheet. Tidak ada yang bisa melihat semua lead dan statusnya di satu tempat.
CRM dan follow-up lead
SAB menyiapkan CRM untuk tim sales B2B: tahapan pipeline, routing lead, field persetujuan, integrasi form website ke CRM, pengingat follow-up, dan laporan. Kami bekerja dengan CRM yang sudah Anda pakai atau membantu menyusun kebutuhan sebelum memilih.
Paling cocok untuk perusahaan B2B yang sudah rutin menerima leads dari website atau iklan, tetapi follow-up dan pencatatannya masih tersebar.

Marketing bisa mendatangkan enquiry. Tanpa sistem follow-up yang jelas, sebagian enquiry itu tidak pernah menjadi percakapan sales.
Sebagian lead masuk lewat email, sebagian lewat WhatsApp pribadi sales, sebagian lagi di spreadsheet. Tidak ada yang bisa melihat semua lead dan statusnya di satu tempat.
Lead yang masuk di akhir pekan atau saat sales sibuk sering baru dihubungi beberapa hari kemudian. Calon klien yang sedang membandingkan vendor mungkin sudah bicara dengan pihak lain.
Satu sales menyebut lead sebagai prospek panas, yang lain menyebutnya baru tertarik. Tanpa tahapan pipeline yang sama, laporan dan perkiraan penjualan sulit dipercaya.
Marketing tahu jumlah form yang masuk, tetapi tidak tahu kanal mana yang menghasilkan meeting dan deal. Akibatnya anggaran dibagi berdasarkan jumlah lead, bukan kualitasnya.

Kami mulai dengan memetakan apa yang sebenarnya terjadi setelah lead masuk: siapa yang menerima, kapan dihubungi, kapan dianggap qualified, dan kapan dinyatakan menang atau kalah. Dari situ kami menyusun tahapan pipeline dengan kriteria yang jelas, field yang wajib diisi, dan aturan pembagian lead.
Setelah itu, form website dan landing page dihubungkan ke CRM beserta informasi sumbernya, dan follow-up dibantu dengan pengingat serta tugas otomatis. Otomasi di sini sederhana dan terukur: membantu sales tidak lupa, bukan menggantikan percakapan. Kami juga menyiapkan field persetujuan dan opt-out agar pengelolaan data kontak lebih tertib.
Cakupan akhir bergantung pada CRM yang dipakai dan proses sales Anda, dan ditulis di proposal. Biasanya meliputi enam area ini.
Workshop bersama tim sales untuk menyepakati tahapan pipeline, definisi lead qualified, dan alasan menang atau kalah.
Field kontak, perusahaan, dan deal yang benar-benar dipakai, termasuk sumber lead, status persetujuan, waktu persetujuan, dan status opt-out.
Form website dan landing page dihubungkan ke CRM, termasuk parameter UTM dan halaman asal, sehingga sumber setiap lead tercatat otomatis.
Aturan pembagian lead berdasarkan wilayah, produk, atau giliran, beserta notifikasi ke sales yang ditugaskan.
Tugas dan pengingat otomatis untuk follow-up pertama dan lanjutan, serta penanda untuk deal yang terlalu lama tidak bergerak.
Laporan jumlah lead per sumber, perpindahan antar-tahapan, dan hasil deal, sehingga marketing dan sales membaca data yang sama.
Prosesnya mengikuti alur kerja SAB: discovery, strategi, eksekusi, dan optimasi.
Kami memahami tim sales, sumber leads, alat yang sudah dipakai, dan masalah follow-up yang paling terasa. Jadwalkan lewat schedule.sab.id.
Kami menyepakati tahapan pipeline, field, aturan routing, dan laporan yang dibutuhkan. Ukuran keberhasilan juga disepakati di tahap ini.
CRM dikonfigurasi, data lama yang sudah dibersihkan diimpor, lalu form dan sumber lead dihubungkan.
Kami mengirim lead uji dari setiap sumber sampai ke sales yang benar, lalu melatih tim cara memakai pipeline sehari-hari.
Setelah beberapa minggu dipakai, kami meninjau data dan masukan tim sales, lalu menyesuaikan tahapan, field, atau aturan yang belum pas.
Tidak semua tim butuh CRM penuh. Tabel ini membantu Anda melihat pilihan yang masuk akal.
| Spreadsheet dan chat | Setup CRM sendiri | Setup bersama SAB | |
|---|---|---|---|
| Kecepatan mulai | Langsung | Cepat untuk fitur dasar | Sedang, diawali pemetaan proses |
| Tahapan pipeline | Tidak baku | Sering memakai bawaan CRM | Disusun dari proses sales Anda, dengan kriteria jelas |
| Sumber lead | Dicatat manual, sering kosong | Tergantung pengaturan form | Tercatat otomatis dari form dan UTM |
| Follow-up | Bergantung ingatan sales | Pengingat dasar | Tugas dan pengingat sesuai aturan yang disepakati |
| Persetujuan dan opt-out | Jarang dicatat | Bervariasi | Field khusus disiapkan sejak awal |
| Biaya | Paling rendah | Lisensi dan waktu internal | Lisensi ditambah biaya setup sesuai proposal |
Untuk tim kecil dengan sedikit lead, spreadsheet yang rapi bisa cukup. CRM mulai bermanfaat ketika ada beberapa sales, beberapa sumber lead, atau kebutuhan laporan yang rutin.

Keputusan ini lebih menentukan keberhasilan CRM daripada pilihan software-nya.
Sepakati bersama marketing dan sales kapan sebuah lead dianggap layak dikejar, misalnya berdasarkan industri, ukuran perusahaan, kebutuhan, dan waktu pembelian. Tanpa definisi ini, perdebatan soal kualitas lead tidak akan selesai. Tuliskan dalam satu paragraf yang bisa dipahami semua orang.
Lima sampai tujuh tahapan biasanya cukup untuk penjualan B2B. Setiap tahapan perlu kriteria keluar yang bisa diperiksa, misalnya meeting sudah terjadwal atau proposal sudah dikirim. Tahapan yang terlalu banyak membuat sales malas memperbarui data.
Setiap field wajib menambah waktu input. Pilih hanya data yang benar-benar dipakai untuk keputusan atau laporan. Field lain bisa dibuat opsional dan diisi saat dibutuhkan.
Gunakan hidden field di form untuk menyimpan parameter UTM dan halaman asal. Data ini sulit dilengkapi belakangan. Dengan sumber yang tercatat, Anda bisa membandingkan kanal berdasarkan meeting dan deal, bukan hanya jumlah form.
UU Pelindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022) mengatur cara perusahaan memproses data pribadi. Simpan dasar dan waktu persetujuan, sumbernya, serta status opt-out untuk setiap kontak. Nomor telepon yang tercantum di internet tidak otomatis berarti orang tersebut setuju dihubungi untuk pemasaran.
Hapus duplikat, samakan format nama perusahaan dan nomor telepon, dan pisahkan kontak yang sudah tidak aktif. Mengimpor data berantakan ke CRM baru hanya memindahkan masalah lama ke tempat baru.
Setup CRM paling bermanfaat jika lead sudah datang secara rutin dan tim siap memakai sistemnya.
Kami tidak memakai paket baku karena proses sales setiap perusahaan berbeda. Biaya disusun dari empat faktor ini.
Satu pipeline untuk satu tim berbeda dengan beberapa pipeline untuk produk, wilayah, atau unit bisnis yang berbeda.
Form website, landing page, iklan, email, dan aplikasi lain yang perlu dihubungkan ke CRM, termasuk yang membutuhkan konektor pihak ketiga.
Volume dan kondisi data dari spreadsheet atau CRM lama yang perlu dibersihkan dan diimpor.
Kompleksitas aturan routing, pengingat, dan dashboard yang dibutuhkan manajemen.
Rincian cakupan, biaya, pajak, dan ketentuan pembayaran ditulis di proposal setelah discovery. Biaya lisensi CRM dan aplikasi pihak ketiga tidak termasuk dan dijelaskan terpisah.
Kami tidak terikat pada satu merek CRM. Rekomendasi didasarkan pada ukuran tim, proses sales, integrasi yang dibutuhkan, dan anggaran lisensi. Jika Anda sudah memakai CRM, kami biasanya mulai dengan merapikan yang sudah ada.
Bisa. Banyak masalah CRM berasal dari pengaturan, bukan dari software-nya. Kami mengaudit pipeline, field, dan integrasi yang ada, lalu memperbaikinya sebelum menyarankan pindah platform.
Tergantung CRM dan integrasi resmi yang tersedia untuknya. Kami memeriksa pilihannya saat discovery. Jika integrasi otomatis belum memungkinkan, kami menyiapkan cara pencatatan manual yang cepat agar lead dari WhatsApp tetap masuk pipeline.
Tidak. CRM membantu tim tidak melewatkan follow-up dan membuat data lebih jelas, tetapi hasil penjualan tetap bergantung pada penawaran, harga, pasar, dan kerja tim sales. Komitmen kinerja apa pun hanya berlaku jika tertulis di perjanjian yang ditandatangani.
Kami menyiapkan field untuk mencatat persetujuan, sumber, dan opt-out, serta menyarankan pembatasan akses sesuai peran. Kebijakan privasi dan dasar pemrosesan data tetap menjadi tanggung jawab perusahaan Anda, dan sebaiknya ditinjau bersama penasihat hukum.
Tergantung jumlah pipeline, integrasi, dan kondisi data lama. Kami memberikan perkiraan jadwal di proposal setelah discovery. Ketersediaan tim sales untuk workshop dan pelatihan sering menjadi faktor penentu.
Perusahaan Anda. Akun CRM sebaiknya didaftarkan atas nama dan email perusahaan, dan biaya lisensinya dibayar langsung oleh perusahaan. Tim SAB menggunakan akses pengguna yang bisa dicabut kapan saja.
Setup CRM berfokus pada pencatatan lead, pipeline, routing, dan pengingat bagi tim sales. Email marketing berfokus pada isi dan pengiriman email ke kontak yang sudah memberi persetujuan. Keduanya bisa saling terhubung jika dibutuhkan.
Ceritakan jumlah orang di tim sales, sumber lead utama, CRM atau spreadsheet yang dipakai sekarang, dan bagian follow-up yang paling sering terlewat. Kami akan menyiapkan pertanyaan untuk discovery call 30 menit.
Setiap halaman membahas kebutuhan yang berbeda. Pilih yang paling dekat dengan tantangan Anda saat ini.